Bustan Basir Maras

Bustan Basir Maras

Bustan Basir Maras

Bustan Basir Maras. Lahir Teluk Mandar (Mekkatta-Malunda) Majene, Sulawesi Barat, 9 September. Tahun 1998 memilih tinggal di Yogyakarta dan beberapa kota lain di Pulau Jawa. Menempuh pendidikan formal di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Oxford Course. Aktif di berbagai komunitas teater dan pernah bekerja sebagai jurnalis. Karya-karyanya memenuhi berbagai mesia seperti Bernas Jogja, Minggu Pagi, Wawasan, Republika, Info Indonesia, SKH. Mimbar Karya Sul-Sel, Kompas, Harian Fajar Makassar, Kedaulatan Rakyat, Suara Merdeka Semarang, Aktual, Koran Sindo, Suara Pembaharuan, Majalah Arena, Majalah Sukma Banjarmasin, Pikiran Rakyat, Solo Pos, Koran Mandar, Kuntum, Serapo Kaltim, Radar Sulbar, Koran Singapur-Johor-Riau (SIJORI) Batam, Suara Muhammadiyah, Jurnal Ibda’, Jurnal Pohon, media-media online: titikkoma,com, Melayu Online, Mandar News.com, Kompas Online, Panyingkul.com, annoramedia.com, dan Suaramandar.com. Buku-bukunya yang telah terbit adalah Negeri Bersyair (puisi, SSST Sila, 2000), Mata Air Mata Darah (puisi, Buku Laila, 2004), Damarcinna (cerpen, Fajar Pustaka, 2005), Negeri Anak Mandar (puisi, Annora Media, 2006), Ziarah Tanah Mandar (GOeBOeK Indonesia, 2006), Carita (cerita rakyat Sulbar, Annora Media, 2007), dan Ziarah Mandar (GOeBOeK Indonesia, 2010).