Ayi Jufridar

Ayi Jufridar

Ayi Jufridar

Ayi Jufridar. Lahir di Bireuen, Aceh, 18 Agustus 1972. Karya-karyanya berupa cerpen, opini, dan puisi, dimuat di berbagai media terbitan daerah dan nasional. Empat novel yang sudah terbit, Alon Buluek Gelombang Laut yang Dahsyat (Grasindo, 2005) dan sudah diterjemahkan dalam bahasa Belanda dengan judul Alon Buluek (de Verschrikkelijke Zeegolf), Kabut Perang (Universal Nikko, 2010), Putroe Neng (Grasindo, 2011), dan 693 KM Jejak Gerilya Sudirman (Noura Books, 2015). Akhir 2012, Ia diundang ke Ubud Writers and Readers Festival di Bali dan ke Amerika Serikat dalam kegiatan International Visitor Leadership Program. Pada 2018, ia juga mendapat undangan ke Borobudur Writers and Cultural Festival. Puisi-puisinya antara lain dimuat dalam antologi puisi Aceh dalam Puisi (2003), Maha Duka Aceh (2005), Lagu Kelu (2005), Secangkir Kopi (2013), dan Jazirah, Jejak Hang Tuah dalam Puisi (2018). Di luar aktivitas kepenulisan, ia bekerja sebagai dosen di Universitas Malikussaleh Aceh.