Semarak Grand Opening Joglitfest 2019 Bersama Yogyakarta Symphony Orchestra

Semarak Grand Opening Joglitfest 2019 Bersama Yogyakarta Symphony Orchestra

Jumat malam (27/9/2019), pelan-pelan anak-anak muda memadati Monumen Serangan Oemoem 1 Maret. Dari arah panggung, cahaya memancar ke segenap penjuru, dan suara-suara percobaan sound system beradu dengan gaduh kendaraan di jalanan.

Malam itu adalah Grand Opening Festival Sastra Yogyakarta (JOGLITFEST) 2019. Beberapa penampil telah dipersiapkan untuk memeriahkan acara, mulai dari Yogyakarta Symphony Orchestra (YSO), Gabriela Fernandez, Joko Pinurbo, M. Aan Manyur, Silampukau, hingga Jogja Hiphop Foundation (Jazz Version).

Setelah kegiatan dibuka, dan para hadirin disambut oleh pembawa acara, YSO menjadi penampil pembuka. Sejak awal hingga akhir penampilan, khalayak kian terhibur.

YSO, grup yang didirikan tahun 2014 oleh sekumpulan anak muda ini, telah menciptakan karya dalam berbagai format musik orkestra, misalnya pop, rock, keroncong, jazz, hiphop, dan lain-lain. Tak jarang juga, mereka menggunakan elemen sastra untuk berkarya, seperti membawakan tembang Jawa.

Jumat malam itu, mereka menampilkan Repertoar Medley Lagu Nusantara, juga lagu-lagu “Lord” Didi Kempot berjudul “Suket Teki” dan “Pamer Bojo” yang dikemas dalam versi intrumental, sekaligus berkolaborasi dengan musik gamelan. Penonton pun terhibur dan dibuat kagum.

Pasca acara, di punggung Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, Dibyo sang bassist grup mengungkapkan rasa bahagianya bisa terlibat dalam Joglitfest 2019.

“Kami mau terlibat dalam acara ini karena kita merasa bahagia ketika melihat pelaksanaan Joglitfest sendiri. Kami ingin ikut mengapresaisi sastra sekaligus kegiatannya. Ini acara yang apik dan berkesan bagi kami!” ungkapnya sambil tersenyum.

Ia juga menuturkan perihal persiapan yang mereka jalani di bawah manajer Ari Kancil, sekaligus mengutarakan harapan bagi perhelatan Joglitfest ke depannya.

“Perihal persiapan yang kami jalani, sebenarnya tidak terlalu lama, sebab sebelumnya pernah berkolaborasi dengan teman-teman yang dari gamelan ini. Yang kami sajikan ada yang baru, ada pula yang lama. Tentang perhelatan Joglitfest, tentu harapan kami akan berkelanjutan, plus bisa mengundang artis-artis papan atas. Kami siap terlibat lagi tentunya. Dan tentu saja, satu kata untuk Joglitfest adalah, ‘Keren!’” pungkasnya. (Ilham)