Acara ini dirancang sebagai upaya pengembangan dan sosialisasi karya-karya sastra melalui ragam ekspresi seni pertunjukan di ruang publik. Sehingga dimungkinkan dapat memberi ruang kreatif bagi yang terlibat, sekaligus menyumbangkan gagasan alternatif seni pertunjukan baru yang diolah dari teks sastra. Dengan tujuan, ragam bentuk dan jenis ekspresi karya sastra tidak hanya berhenti dibaca secara personal melalui lembaran buku, namun  juga dapat dinikmati dan dihayati maknanya secara massal.

Disamping itu, program acara ini dapat dimaknai lebih lanjut sebagai karakter khas dari perhelatan Joglitfest. Acara pertunjukan sastra ini akan menampilkan ragam bentuk ekspresi alih wahana sastra yang didasarkan/diolah/ditafsirkan dari teks  puisi, cerpen dan novel  ke dalam konvensi seni pertunjukan tradisional, modern maupun kontemporer, baik yang dilakukan secara tunggal, kelompok dan kolosal. Pertunjukan sastra yang dimaksud meliputi:

1). Pembacaan Karya Sastra

Menampilkan para sastrawan peserta festival, atau sastrawan yang diundang secara khusus untuk membacakan karya-karyanya, baik berupa puisi, cerpen atau petikan novel.

2). Pemanggungan Karya Sastra

Menampilkan kelompok/grup/komunitas yang dipilih oleh kurator dan disepakati  oleh panitia atau oleh pemerintah daerah setempat (dari mana group berasal), untuk memanggungkan/ mementaskan alih wahana sastra karya penulis Indonesia baik puisi, cerpen atau novel ke dalam bentuk seni pertunjukan, yang meliputi ragam ekspresi:

  1. Musikalisasi (ragam pertunjukan musik).
  2. Dramatisasi/fragmentasi (ragam pertunjukan teater).
  3. Koreografi (ragam pertunjukan tari)
  4. Bentuk seni lain yang menggunakan teks sastra sebagai materinya.

c). Pemutaran Film Sastra

Menampilkan, mempertunjukkan atau memutar film-film layar lebar maupun film-film pendek yang cerita/skenarionya didasarkan pada karya sastra.