MTsN 9 Bantul Gandeng Joglitfest dalam Bincang Sastra Milenial

MTsN 9 Bantul Gandeng Joglitfest dalam Bincang Sastra Milenial

BANTUL, KRJOGJA.com – Berbicara tentang literasi maka tidak akan terlepas dari kegiatan membaca dan menulis. Sebagai literasi dasar, kegiatan membaca mutlak dilakukan oleh seorang pelajar.

Dalam rangka memotivasi siswa dalam kegiatan membaca dan menulis, MTsN 9 Bantul menggelar Bincang Sastra Milenial. Kegiatan dihelat di Musala Raudhatul Mutaallimin Masemba, Sabtu (28/09/2019). “Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Joglitfest 2019,” tegas Kepala MTsN 9 Bantul, Miftakhul Bakhri.

Hadir pada kesempatan ini para sastrawan terkenal seperti Alfian Dippahatang, Ida Fitri, Irwan Segara dan Mustafa Ismail. “Menulis itu diawali dengan membaca,” ungkap Redaktur Tempo, Mustafa mengawali perbincangannya.

Senada dengan Mustafa, Alfian mengungkap tentang buku. Bagaimana menemukan buku yang dapat mengubah hidup kita. “Anda bisa membaca buku-buku karya sastrawan terkenal seperti Sapardi, Pramudya,” ujarnya.

Irwan Segara lebih menitik beratkan pada penggunaan teknologi untuk menulis. “Di era teknologi kita dapat memaksimalkan penggunaan untuk menulis. Lewat ponsel kita, misalnya,” ungkap Irwan.

Peserta yang terdiri dari siswa MTsN 9 Bantul dan sebagian dari madrasah lain ini tampak sangat antusias. Hal ini terbukti dari banyaknya pertanyaan yang muncul.

Azzahra menanyakan tentang bagaimana menerbitkan buku. Sementara Safina bertanya tentang bagaimana membagi waktu untuk membaca di tengah kesibukan.

Berbeda dengan keduanya, Ikhwan Anshori dari MTs Mahalli Brajan menyampaikan tentang bagaimana mengatasi kebosanan dalam membaca dan menulis. Dipandu moderator Andrian Eksa, diskusi semakin menghangat dengan munculnya pertanyaan dari guru/ orang tua pendamping: “Bagaimana mengatasi demam K-Pop yang sedang melanda generasi muda zaman now,” tanya salah seorang orang tua pendamping. (*)