Mari Menjumpai Sastra di Seluruh Penjuru Yogyakarta

Mari Menjumpai Sastra di Seluruh Penjuru Yogyakarta

Liputan6.com, Yogyakarta Antusiasme masyarakat Yogyakarta terhadap dunia sastra dan literasi membuat Indonesiana tertarik. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah perhelatan tahunan berbau literasi yang digelar tahunan secara mandiri, seperti Festival MocoSik dan Patjar Merah .

Indonesiana sebagai Platform Gotong Royong Kebudayaan yang digagas Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggandeng Dinas Kebudayaan DIY menggelar Jogja Literature Festival (JOGLITFEST) atau Festival Sastra Yogyakarta. Kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini memiliki tujuan menjadikan Yogyakarta sebagai poros sastra nasional, bahkan internasional.

“Sastra di Yogyakarta sudah lama sejarahnya, ekosistemnya kuat, dan sebagian juga dilakukan secara mandiri, tetapi pemerintah juga harus punya tanggung jawab untuk mengkonsolidasikan melalui festival rutin, jadi bukan karena sudah banyak yang terlibat terus kami ikut-ikutan,” kata Ade Tanesia, kurator Indonesiana, dalam jumpa pers di Dinas Kebudayaan DIY, Senin (2/9/2019).

Pada puncak acara Festival Yogyakarta, sembilan sastrawan dari sembilan negara di Afrika, Asia, dan Amerika akan tampil membacakan karya sastra. Mereka akan tampil pada Minggu, 30 September 2019.

“Dengan kehadiran para sastrawan, komunitas, kritikus sastra, penerbit, diharapkan dapat meningkatkan citra Yogyakarta di mata nasional dan internasional, serta mempengaruhi arah perkembangan peradaban dunia melalui jalur literasi,” ucap Suharmono.

Berikut adalah jadwal selama puncak acara JOGLITFEST mulai Jumat sampai Senin, 27 sampai 30 September 2019

1. Pasar sastra, pamerang buku, dan panggung pasar buku di selasar Benteng Vredeburg.

2. Pameran manuskrip di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga.

3. Workshop tata kelola manajeman komunitas dan workshop penulisan cerpen bersama Agus Noor, ceramah literasi dan seminar JOGLITFEST bersama Eka Kurniawan, Peter Carey, Tirto Suwondo, Suminto A Sayuti, Nanang Suryadi, dan Sindhunata di Hotel Cavinton.

4. Pemutaran film Perempuan Berkalung Sorban dan Sang Penari di Ruang Umar Kayam Gedung F Benteng Vredeburg.

5. Pembacaan Sastra di Panggung Kirdjomuljo Benteng Vredeburg.