M. Aris Kusbiyanto: Kekuatan Membaca, Kekuatan Cerita

M. Aris Kusbiyanto: Kekuatan Membaca, Kekuatan Cerita

Sore selepas Asar 11 September 2019, anak-anak dan ibu-ibu berkumpul di Rumah Belajar Komunitas (RBK), Gamping, Sleman untuk menyimak dongeng M. Aris Kusbiyanto. Acara dimulai dengan Ice breaking yang dipandu oleh Pororo Destriana untuk memeriahkan pembukaan acara. Suara riuh sekitara 20 orang anak memadati sisi depan RBK. Itulah acara Sastra Bergerak: Pustaka & Mendongeng Keliling dalam rangka pra-acara Joglitfet 2019.

Setelah itu, Kak Aris—sapaan M. Aris Kusbiyanto—mengajak para peserta yang terdiri dari anak-anak dan ibu-ibu sekitar RBK untuk menyimak cerita yang dibawakannya. Suara tawa anak-anak menimpali setiap sapaan Kak Aris. Mereka minyimak dengan saksama cerita bersambung yang didongengkan.

Kak Aris bercerita tentang seorang anak laki-laki yang menolong seekor ikan lepas dari kolam. Namun, tak lama setelah berhasil menolong ikan itu, seekor ayam tiba-tiba memangsanya. Setelah melapor kepada sang ayah, si anak malah dihadiahkan untuk mengurus ayam tersebut. Ayah sudah tidak mau mengurus ayam itu.

Singkat cerita, dari rangkaian cerita tersebut akhirnya si anak yang suka menolong tersebut tiba di hadapan raja disebabkan ringan tangan. Ia rela membantu sesama, bahkan hewan-hewan pun harus ditolong. Inti dari dongengnya adalah jujur, ikhlas, dan suka menolong.

Setelah mendengarkan cerita tersebut, Kak Ari bermain tebak-tebakan dan bagi siapa saja yang menjawabnya diberi bingkisan menarik yang sudah dipersiapkan oleh panitia.

“Coba sebutkan bagaimana alur cerita yang sudah disampaikan tadi?” tanya Kak Ari.

Anak-anak dengan antusias ingin menjawab pertanyaan tersebut. Kak Ari pun memilih satu dari sekian banyak anak-anak yang hadir.

“Anak yang menolong ikan, menolong ayam, dan menolong kerbau. Kemudian kerbau itu mati karena karena tertimpa durian. Durian jatuh itu kemudian dimakan oleh anak laki-laki itu,” ucap Ali, anak-anak yang meramaikan RBK dengan lancar.

Setelah bermain tebak-tebakan dan memberi pertanyaan ringan, Kak Aris juga bercerita pengalaman membaca waktu kecil. Bagi Kak Aris membaca buku adalah hal penting yang harus dilakukan oleh setiap orang sejak dini. Membaca itu jendela dunia. “Kak Aris punya cerita. Dulu, saya membaca waktu kelas 1 SD. Dan sampai saat ini masih ingat ceritanya. Kekuatan membaca itu luar biasa. Cerita itu luar biasa,” ucapnya mantap.