Lagu Puisi di Panggung Pasar Sastra

Lagu Puisi di Panggung Pasar Sastra

Pertunjukkan sastra dalam Joglitfest 2019 pada Jumat (27/9/2019) menampilkan Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) dan Sanggar Bambu.

Sebagai pembuka, Teater JAB membawakan lagu-lagu puisi berjudul Kabarkan Padaku karya Mahwi Air Tawar, Pantai karya Mahatmanto, Keranjang karya Joko Pinurbo, Senja di Pelabuhan Kecil karya Chairil Anwar, dan Malam Teluk karya Abdul Hadi WM.

“Latihannya untuk tampil sekarang hampir dua minggu,” kata Iqbal selaku ketua Teater JAB.

Dalam penampilannaya, Teater JAB menurunkan tujuh personel, yaitu Iqbal yang memainkan alat musik cajon, jimbe, dan oboe. Vokalisnya dua perempuan, yaitu Yoana dan Desi. Di gitar, ada dua pemain, yaitu Risk dan Apin Burhan, sedangkan di keyboard ada Galih serta bas dimainkan oleh Awan.

Teater JAB memainkan musik yang terinspirasi dari karya-karya puisi itu dengan santai dengan sedikit sentuhan teaterikal, sehingga lebih mendukung untuk menghayati lirik musik puisi, ditopang kostum batik yang kombinasi warnanya kental dengan nuansa Jawa.

“Baju kami memang seragam karena kami kompak memutuskan demikian. Kami juga tidak mau main-main dalam penampilan ini. Jadi, sebisa mungkin kami memberika penampilan terbaik untuk acara panggung sastra. Sedangkan corak Jawa dalam baju ini menandakan bahwa kami berproses di Jawa. Jadi, kami ingin mengenakan pakaian yang bercorak Jawa, meskipun kami dari berbagai daerah yang ada di indonesia,” kata Iqbal.

Tentang Joglitfest 2019, Iqbal memberikan pujian. Sebagai acara yang berbau sastra, pertunjukan dan acara yang berkaitan dengan sastra dalam perhelatan ini bisa menambah relasi dan wawasan baru.

“Acara ini salah satu acara yang menarik  menurut saya, apalagi pemateri yang mengisi diskusi woorkshop adalah orang yang namanya sudah besar, jadi bisa menambah wawasan,” ungkapnya.

Ia berharap Joglitfest semoga berlanjut tahun depan.

“Biar kami, terutama saya sebagai anak rantau, bisa belajar lebih mengenai sastra,” kata Iqbal.

Untung Basuki, sebagai pegiat Sanggar Bambu (Sabu) yang membawakan tiga lagu puisi, menyatakan bahwa acara Joglitfest sangat bagus. Apalagi yang menjadi peserta dan panitia sebagian besar adalah mahasiswa.

“Semoga Jolitfets tetap berlanjut dan ada di tahun datang dengan persiapan yang lebih matang,” ucapnya. (Achmad Sudiyono Efendi)