KM7 Hibur Peserta Workshop Sastra Jawa

KM7 Hibur Peserta Workshop Sastra Jawa

Begitu Workshop Sastra Jawa untuk pelajar SMA dan sedejarat di Hotel Melia Purosani, Yogyakarta (28/9/2019) sesi kedua dimulai, KM7, grup hiphop dengan lagu-lagu berbahasa Jawa, tampil.

Dua personelnya, DJ Ngalipar dan Rendra Bagus Pamungkas, ditambah pesinden Wahyu Cakraningrat, menghibur peserta dengan lagu Leloledung yang berisi pesan agar anak tidak melupakan jasa ibunya, Sintren yang diambil dari tradisi tari Cirebon yang tidak jarang para pelakunya mengalami kerasukan, hingga Globalisasi Jathilan.

Grup hiphop ini sudah tidak tampil sejak 2009. Meski begitu, DJ Ngalipar tetap produktif menulis lagu sementara Rendra aktif di dunia perfilman.

Rendra sudah pernah menjajal akting sebagai W.R. Supratman dalam film Wage yang disutradarai oleh John de Rantau di mana sinematografernya, Hani Pradigya, masuk nominasi Piala Citra FFI 2018 untuk kategori Pengarah Sinematografi Terbaik. Selain itu, Rendra juga tampil dalam film Gundala sebagai Adi Sulaiman, si pemain biola yang merupakan “anak” dari Pengkor.

“Dulu kami punya perjanjian, aku bilang ke Rendra, besok kalau jadi artis, pokoknya harus mau tampil di mana pun dan dalam situasi apa pun,” cerita DJ Ngalipar.

Rendra juga menyatakan bahwa mereka tidak ingin dilihat sebagai grup hiphop. KM7 terbuka dengan berbagai gaya dan aliran musik lain untuk masuk ke dalam lagu-lagu mereka.

Dengan bercanda, Rendra menyatakan, “Kalau hiphop itu identik sama kekerasan, pakaian dibuka-buka, kita enggak seperti itu karena kita tidak lahir dari kultur itu. Sejak kecil, kami itu sudah menyiram bunga dan bantu orang tua.”

“Iya, apalagi kita itu enggak bisa gaya ala-ala hiphop,” DJ Ngalipar menambahi sambil menirukan gerakan identik hiphop: menggerakkan tangan yang jari-jarinya dirapatkan.

Duo ini diundang mengisi acara agar para peserta tidak spaneng dalam menerima materi. Mereka seakan ingin menekankan bahwa sastra Jawa itu cair dan bisa beradaptasi dengan zaman, seperti lagu-lagu mereka yang banyak menggunakan Bahasa Jawa dengan berbagai dialek, bahkan juga Bahasa Kawi.