Klub Buku Yogyakarta (KBY)

Klub Buku Yogyakarta (KBY)

Klub Buku Yogyakarta atau yang biasa disingkat dengan KBY merupakan organisasi atau komunitas nirlaba yang berdiri pada 2 April 2012. Pada awal berdiri KBY bertujuan untuk mengumpulkan para pembaca buku yang tersebar di twitter terutama yang berdomisili di Yogyakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Hingga saat ini, tercatat Klub Buku Yogyakarta sudah memiliki hampir 2000 pengikut.

Pada akhir tahun 2014, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi informasi, Klub Buku Yogyakarta memutuskan untuk membuat sebuah WAG sebagai sarana komunikasi dan diskusi para pembaca buku yang tersebar di Yogyakarta. Visi Klub Buku Yogyakarta:
“Menjadi klub buku nomor satu di Indonesia.” Sementara itu, misinya: 1) Menciptakan pembaca yang kritis; 2) Menjadi tempat berkumpul dan bertukar informasi seputar dunia perbukuan dan literasi; dan 3) Menularkan virus membaca.

 

Program Luring KBY

Pertama, Bengong Bersama KBY (BBK) merupakan sebuah tradisi yang sudah dipertahankan semenjak tahun 2014. Berawal dari kebiasaan kumpul bareng, srawung, ngopi, nyamik, dan tentunya berdiskusi yang kemudian diadaptasi menjadi acara bedah buku pilihan yang diadakan setiap satu bulan sekali, secara langsung dan tatap muka. Dua tahun belakangan, BBK tidak lagi sebatas berkumpul dan mendiskusikan buku pilihan, namun juga mengundang penulis ataupun narasumber yang masih memiliki kaitan dengan dunia perbukuan dan literasi.

Kedua, Perpustakaan Jalanan KBY. Sebagai salah satu komunitas literasi, KBY merasa perlu untuk menyebarkan dan menularkan virus membaca kepada sekitar, sekaligus membuktikan kalau minat baca di Indonesia masih tinggi, hanya aksesnya saja yang sulit. Untuk jadwal dan lokasi perpustakaan jalanan, bisa diliat di salah satu akun media sosial KBY.

Ketiga, KBY Berbagi. Sebagai salah satu organisasi nir-laba, KBY merasa memiliki tanggung jawab untuk berbagi sesuatu pada sekitar. Kegiatan KBY berbagi ini dilakukan dengan  mengumpulkan berbagai macam alat tulis ataupun perlengkapan menggambar dan buku layak baca yang kemudian akan diberikan kepada komunitas atau masyarakat yang membutuhkan.

Keempat, KBY Goes to Publisher. Belum lengkap rasanya sebuah klub buku menjadi klub buku jika tidak mengunjungi dan belajar banyak dari penerbit. KBY Goes to Publisher diadakan setiap dua bulan sekali. KBY akan mengajak tema-teman untuk mendatangi penerbit yang ada di Yogyakarta, baik penerbit indie maupun penerbit mayor. Dengan adanya KBY goes to Publisher ini diharapkan para pembaca lebih mengetahui dan mendapatkan sedikit gambaran bagaimana buku-buku tersebut diproduksi.

 

Program Daring

Pertama, #SeninMovie. Suka nonton film? Kepingin mengulas dan gosipin film yang habis ditonton? Di sini lapaknya. Tiap Senin di akhir bulan kita bakal ngobrolin film-film yang berkesan (entah kesan buruk atau kesan menyenangkan). Mau bahas film dari ‘buku yang difilmkan’? Boleh. Mau bahas film dari ‘film yang dibukukan’? Monggo. Mau bahas film dengan dikaitkan ke buku tertentu? Ndakdilarang. Satu anggota grup WhatsApp KBY yang ditunjuk dipersilakan bercerita dengan gaya bagaimana saja.

Kedua, #SelaSastra. Konsep #SelaSastra adalah gosip berfaedah seputar hal-hal yang lagi hangat di dunia sastra. Tema dipilih oleh PIC #SelaSastra. Kalau PIC lagi iseng kepingin undang tamu dari luar grup atau tunjuk anggota untuk mengisi, bisa saja diwujudkan. Digelar setiap Selasa ketiga, sekali dalam sebulan. Anggota grup WhatsApp KBY diharapkan aktif mengikuti gosip; dari melemparkan komentar receh sampai mengkritik pakai teori tertentu, sumonggo. Ini sebagai latihan anggota KBY untuk mengungkapkan pendapat, uneg-uneg, pikiran, suara. Lha, kalau mengungkapkan pendapat saja sulit, gimana kamu mau mengungkapkan perasaan ke gebetan, Mblo?

Ketiga, #RaBuku, yang digelar setiap Rabu pertama, sekali dalam sebulan. Seperti sebelum-sebelumnya, salah satu anggota grup WhatsApp KBY akan ditunjuk oleh PIC #RaBuku, diminta mengulas satu buku yang sudah dibaca. Setelahnya, anggota lain diperbolehkan bertanya atau menanggapi. Ini bisa jadi salah satu cara buat kamu tahu buku-buku yang mungkin belum kamu baca. Kalau sudah tahu ya Alhamdulillah, berarti nggak perlu kode, jadi langkah selanjutnya lebih mudah… *ini apa

Keempat, #KamisLebihDekat. Suka mbribik? Ini momen yang tepat buat mbribik. Kurang baik apa KBY sama kamu, Mblo? #KamisLebihDekat digelar setiap Kamis kedua, satu kali dalam sebulan. Salah satu anggota grup WhatsApp dipilih oleh PIC, diminta mengisi form untuk kemudian ditanya-tanya oleh anggota lain. Pertama-tama, PIC akan memperkenalkanmu sesuai form yang sudah kamu isi. Setelah itu wawancara singkat oleh PIC, baru kemudian jomblo-jomblo haus tatih-tayang di grup WhatsApp KBY boleh bertanya. Pertanyaannya bebas, asal sopan dan diharap nggak memicu konflik

Kelima, #JumatBarokah. Kalau di #SelaSastra temanya terbatas di seputar sastra, maka di #JumatBarokah temanya lebih luas. Mau membahas politik? Filsafat? Sejarah? Fisika? Metafisika? Kedokteran? Biologi? Psikologi? Neurosains? Dari bidang apa saja, oke. PIC akan menunjuk satu orang anggota untuk pancingan tema, alias kasih sedikit materi sebelum gosip berlanjut berjamaah. Anggota yang ditunjuk PIC bebas memilih tema apa saja. #JumatBarokah digelar setiap Jumat ketiga, sekali dalam sebulan.

Keenam, #SabtuKenangan. Sepandai-pandainya pembaca kabur dari realita, pasti akan tersandung kenangan jua. Pepatah sahih. Sebagai komunitas baik hati dan peka, maka kami bikin program ini buat kamu, Mblo. Digelar setiap Sabtu pertama, sekali dalam sebulan. PIC akan melemparkan tema-tema berbau nostalgia dan anggota-anggota grup WhatsApp KBY diminta buat cerita soal tema tersebut yang berkaitan sama diri sendiri. Misal PIC melempar tema bekal makan siang, kamu bisa cerita bagaimana dulu menikmati bekal makan siang berdua gebetan di belakang gedung kantor atau di dalam kelas. Kalau mau sambil nangis boleh kok, Mblo. Nanti suara isak tangisnya kirim via voice note, yhaa~

Ketujuh, #MingguSeru. Hari Minggu gabut? Tenang, di setiap Minggu kedua KBY akan menyediakan lapak untuk hore- horean. Siapa pun anggota grup WhatsApp KBY boleh melempar teka-teki, tebak-tebakan, kuis berhadiah, kuis nggak berhadiah, apa pun. Seharian itu kita bakal seru-seruan, Mblo~

 

Informasi Lanjut

Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi salah satu akun sosial media Klub Buku Yogyakarta: Facebook Page “Klub Buku Yogyakarta”; Instagram @klubbuku_yogya; dan Twitter @KlubBuku_Yogyakarta.